Tag: Investasi Tanah

Masyarakat Lebih Berminat Dengan Tanah Kavling Dibandingkan Apartemen

tanah kavling

Hunian merupakan kebutuhan rumah tangga  yang paling penting. Tempat tinggal masih tercatat sebagai tipe properti yang paling diminati. Tetapi hal tersebut tidak berlaku untuk Apartemen. Pembeli properti kebanyakan lebih berminat terhadap tanah ketimbang huniannya saja. Tingginya angka peminat tanah tidak hanya tanah pribadi, tetapi juga tanah komersial dan tanah industri.

Masyarakat Indonesia lebih memilih rumah ketimbang apartemen untuk ivestasi jangka panjang karna berbagai alasan. Salah satunya karena tinggal di rumah kita bisa memiliki pekarangan, garasi, taman, dan carport. Hal tersebut tidak akan bisa didapatkan jika Anda tinggal di apartemen.

Meskipun begitu, apartemen pada umumnya berada di lokasi yang sangat strategis dengan fasilitas yang lengkap, kelebihan ini belum bisa menggeser rumah sebagai perioritas utama.

Tetapi karna hunian apartemen berada di gedung, Anda tidak memiliki hak sama sekali untuk urusan tanah di sana, bahkan untuk parkir saja Anda harus membayar tiap bulannya.

Plus Minus Investasi Tanah

plus dan minus

Berbicara masalah investasi, saat ini masyarakat Indonesia kebanyakan lebih memilih untuk berinvestasi rumah. Tetapi, nilai yang menentukan harganya tinggi bukanlah bangunan yang ada di atasnya, melainkan tanah tempat bangunan tersebut berdiri.
Harga tanah di setiap daerah sangat beragam tergantung dari bagaimana lokasi tersebut apakah trategis atau tidak. Tanah yang berada di lokasi yang strategis memiliki nilai jual per meter lebih tinggi.

Tetapi dalam berinvestasi, pasti ada plus minusnya, tidak terkecuali untuk investasi tanah. Apa saja sih nilai kelebihan dan kekurangan dalam investasi tanah? Yuk kita simak di bawah ini.

Kelebihan investasi tanah

uang-rupiah

Setiap orang pasti tahu kalau harga tanah selalu naik dengan presentasi yang cukup besar diatas 20 persen. Dalam lima tahun, Anda bisa mendapatkan keuntungan 2 kali lipat. Inilah yang membuat banyak orang tergiur untuk investasi tanah.

Tanah yang kosong juga tidak terlalu ribet untuk dirawat dibandingkan dengan tanah yang ada bangunannya seperti rumah, ruko, kios, dan sebagainya. Dengan begini, Anda tidak perlu merogoh kocek dalam untuk perawatan tanah.

Sambil menunggu harga tanah naik, Anda bisa memanfaatkan tanah milik Anda untuk keperluan lain, misalnya saja untuk berkebun dan menjadi lahan parkir. Bisnis ini akan mendatangkan uang yang cukup lumayan mengisi kantong.

Kekurangan investasi tanah

Seperti yang sudah disebutkan di poin kelebihan investasi tanah, harga tanah selalu naik. Hal ini membuat Anda harus merogoh kocek lebih dalam saat ingin membeli properti ini untuk berinvestasi. Dengan kesimpulan, modal awal yang harus Anda keluarkan juga lebih besar.

Selain itu, karna harganya yang terlalu tinggi, cukup sulit dalam menjual tanah dibandingkan dengan menjual emas. Saat Anda sedang butuh uang cepat, Anda tidak bisa mengandalkan tanah untuk dijual karna butuh waktu lama untuk mendapatkan pembeli.

Dengan melihat banyaknya nilai plus dibandingkan dnegan nilai negatifnya, investasi ini saat ini paling sering diincar para investor. Tanah kosong bisa dipakai untuk membangun rumah, ruko, kios, atau juga bisa untuk berkebun kalau tanahnya subur. Maka dari itu Anda tidak perlu ragu dalam investasi tanah.