membeli rumah

Cara Membeli Rumah Tanpa Andalkan KPR

Rumah merupakan hal paling utama yang harus difikirkan untuk membangun kehidupan berkeluarga. Harga rumah tidaklah mudah, bahkan mungkin bisa saja harganya tidak sebanding dengan pendapatan bulanan Anda.

Salah satu cara yang dapat Anda lakukan adalah membeli rumah dengan prosedur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau dengan kata lain meminjam ke bank.
Tentunya meminjam uang kepada bank ada bunga yang harus dibayar, sehingga harga rumah tersebut akan terasa lebih mahal dengan biaya bunga bank.
Mungkin diantara kalian ada yang berfikir “Bisakah saya memiliki rumah impian tanpa harus menjalani prosedur KPR sedangkan harga rumah tidak sebanding dengan penghasilan bulanan saya?”

Tidak ada yang mustahil di dunia ini. Anda bisa memiliki hunian impian Anda dengan usaha tambahan sehingga tidak harus meminjam uang di bank ataupun dengan KPR. Di bawah ini ada tips yang bisa Anda lakukan untuk bisa mewujudkan impian Anda.

Sisihkan pendapatan bulanan

menyisihkan uang

Hal utama yang harus Anda lakukan adalah menabung. Sisihkan uang Anda beberapa persen dari gaji bulanan untuk ditabung di rekening khusus dan jangan dicampur dengan rekening untuk biaya hidup sehari-hari Anda.

Investasi emas

Setelah Anda memiliki total tabungan yang cukup untuk membeli dinar emas, Anda bisa memutar uang Anda dengan investasi tersebut.

Investasi ini juga cukup menjanjikan karna menabung emas dapat memberikan keuntungan sekitar 15 persen sampai 20 persen setiap tahunnya.

Kumpulkan emas untuk DP rumah

tabungan koin emas

Jika tabungan emas Anda belum cukup untuk membeli rumah, Anda bisa menggunakan tabungan emas Anda untuk membayar DP rumah. Namun jika total emas Anda sudah cukup, ada baiknya Anda langsung membelanjakannya untuk membeli rumah.

Jika tabungan Anda hanya bisa untuk membayar DP saja, sebaiknya Anda memilih pembayaran dengan cicilan dengan skema pembayaran tunai bertahap. Cara ini tentunya akan membuat Anda terhindar dari suku bunga kredit sehingga Anda tidak lagi dipusingkan oleh administrasi ketika mengambil KPR.

Rumah Anda bisa jadi investasi

Jangan berkecil hati jika Anda hanya bisa membeli hunian minimalis saja. Karena, hunian minimalis yang Anda beli juga bisa menjadi investasi ayng menguntungkan, apa lagi jika Anda membeli hunian yang lokasinya mudah dijangkau. Hunian yang Anda beli berpotensi dapat dijual kembali kelak dengan harga yang jauh lebih tinggi.

Dengan begitu, di kemudian hari Anda bisa membeli rumah baru dengan kondisi yang lebih besar dengan dimulai dari investasi yang kecil ini.

Dengan begini, hilangkan jauh-jauh pemikiran di otak anda kalau “Hanya orang sukses saja yang bisa memiliki hunian idaman”. Anda juga bisa membeli rumah impian jika Anda pintar dalam mengelola keuangan.

Untuk memiliki rumah pribadi, bisa dimulai dengan investasi kecil yang berujung menjadi investasi besar. Investasi emas contohnya yang tidak mengharuskan Anda mengeluarkan modal ratusan juta rupiah. Dengan memulai investasi emas dari hasil tabungan menyisihkan gaji setiap bulan, Anda sudah tidak perlu membayangkan rumah idaman lagi, tetapi di masa depan Anda sudah bisa mendapatkannya dan mengajak keluarga untuk tinggal bersama di rumah yang Anda beli dari hasil menabung!

perumahan

Penjualan Rumah Anjlok, Bekasi Tetap Eksis

Berdasarkan catatan dari Indonesia Properti Watch, penjualan properti semakin anjlok sejak kuartal 2 tahun 2016. Penurunan yang tercatat sekitar 13.3 persen jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Kalau dibandingkan dengan tahun 2015, penurunannya cukup parah yakni mencapai angka 49.82 persen dari total transaksi 1.082.697.363.173.

Bekasi Mengalami kenaikan

diagram

Kendati terjadi penurunan jual rumah, Bekasi justru malah mengalami kenaikan. Penjualan rumah di kawasan ini naik sampai 45 persen kenaikan. Lalu disusul oleh Depok yang mengalami kenaikan 12.3 persen, Tangerang dengan kenaikan 11.9 persen, dan Serang dengan kenaikan 8.6 persen.

Sebagai ibukota, Jakarta mengalami penurunan terparah kedua setelah kawasan Cilegon yang mengalami penurunan sebesar 69.1 Persen. Di Jakarta sendiri mengalami penurunan hingga 65.6 Persen lalu disusul oleh Bogor yang juga mengalami penurunan hingga 42.8 Persen.

Pendapat Direktur Eksekutif IPW

Ali Tranghada mengatakan, biarpun kota Bekasi mengalami peningkatan yang paling tinggi, tetapi jika dilihat dari penjualannya, harga jual Bekasi masih lebih rendah dibandingkan dengan Bogor yang memberi kontribusi sebanyak 22.7 persen dari total nilai penjualannya. Sedangkan penjualan bekasi hanya 22.2 persen.
Penjualan Rumah Terbesar

Setelah poin sebelumnya kita melihat dari segi lokasi, sekarang kita melihat dari segi jenis rumahnya. Saat ini penjualan tertinggi diambil dari perumahan kelas menengah yang harganya berkisar antara 300 juta hingga 1 miliar dengan angka penjualan 67.5 persen dari total penjualan. Lalu disusul oleh hunian sederhana di bawah 300 jutan dengan angka 15.1 persen dan rumah kelas atas di atas 1 miliaran dengan angka penjualan 17.5 persen.

Investasi Properti Tetap Menjadi Pilihan

uang-rupiah

Meskipun saat penjualan rumah sedang anjlok, tetapi properti tetap menjadi pilihan utama banyak investor, terutama untuk properti tipe rumah. Hal ini diakrenakan investasi yang satu ini paling menguntungkan jika dibandingkan dengan investasi lainnya.

Kita lihat contohnya yakni investasi emas yang mengharuskan Anda sebagai investor menjual emas tersebut saat harganya sedang naik jika ingin mendapatkan keuntungan. Berbeda dengan investasi properti, Anda bisa menyewakannya.

Anda mungkin sering melihat ruko disewakan, rumah disewakan, bahkan ada yang menyewakan kamar kos. Itu merupakan salah satu keuntungan dari properti karna bisa disewakan terlepas dari Anda tidak ingin menjualnya. Anda akan mendapatkan uang, dan properti tersebut masih menjadi milik Anda pribadi.

Apa Anda masih ragu dengan potensi yang didapatkan dari berivestasi properti? Anda bisa melihat banyak broker yang sukses membeli mobil dari hasil komisi menjual properti. Itu hanya dilihar dari brokernya saja, belum investornya. Melihat broker bisa sampai membeli mobil hanya dari komisi, bagaimana dengan investornya yang mendapatkan keuntungan dari menjual properti yang harganya mengalami kenaikan bahkan sampai dua kali lipat dalam kurun waktu lima tahun.

Potensi tinggi yang dimiliki dari Investasi properti juga melihat dari lokasi tempat properti tersebut berada. Sangat disayangkan bila Anda berencana ingin berinvestasi justru malah merugikan diri Anda sendiri. Pilih perumahan yang berada di lokasi strategis dan banyak peminatnya agar saat Anda ingin menjualnya kembali di kemudian hari, Anda tidak perlu susah payah dalam mencari calon pembeli, justru calon pembeli yang akan mendatangi Anda untuk membeli properti Anda mengingat semakin kedepan, stok unit yang ada akan semakin berkurang, termasuk di kota berkembang yang peminatnya semakin banyak namun tidak dibarengi dengan penambahan stok hunian dijual.

Masyarakat Lebih Berminat Dengan Tanah Kavling Dibandingkan Apartemen

tanah kavling

Hunian merupakan kebutuhan rumah tangga  yang paling penting. Tempat tinggal masih tercatat sebagai tipe properti yang paling diminati. Tetapi hal tersebut tidak berlaku untuk Apartemen. Pembeli properti kebanyakan lebih berminat terhadap tanah ketimbang huniannya saja. Tingginya angka peminat tanah tidak hanya tanah pribadi, tetapi juga tanah komersial dan tanah industri.

Masyarakat Indonesia lebih memilih rumah ketimbang apartemen untuk ivestasi jangka panjang karna berbagai alasan. Salah satunya karena tinggal di rumah kita bisa memiliki pekarangan, garasi, taman, dan carport. Hal tersebut tidak akan bisa didapatkan jika Anda tinggal di apartemen.

Meskipun begitu, apartemen pada umumnya berada di lokasi yang sangat strategis dengan fasilitas yang lengkap, kelebihan ini belum bisa menggeser rumah sebagai perioritas utama.

Tetapi karna hunian apartemen berada di gedung, Anda tidak memiliki hak sama sekali untuk urusan tanah di sana, bahkan untuk parkir saja Anda harus membayar tiap bulannya.

Plus Minus Investasi Tanah

plus dan minus

Berbicara masalah investasi, saat ini masyarakat Indonesia kebanyakan lebih memilih untuk berinvestasi rumah. Tetapi, nilai yang menentukan harganya tinggi bukanlah bangunan yang ada di atasnya, melainkan tanah tempat bangunan tersebut berdiri.
Harga tanah di setiap daerah sangat beragam tergantung dari bagaimana lokasi tersebut apakah trategis atau tidak. Tanah yang berada di lokasi yang strategis memiliki nilai jual per meter lebih tinggi.

Tetapi dalam berinvestasi, pasti ada plus minusnya, tidak terkecuali untuk investasi tanah. Apa saja sih nilai kelebihan dan kekurangan dalam investasi tanah? Yuk kita simak di bawah ini.

Kelebihan investasi tanah

uang-rupiah

Setiap orang pasti tahu kalau harga tanah selalu naik dengan presentasi yang cukup besar diatas 20 persen. Dalam lima tahun, Anda bisa mendapatkan keuntungan 2 kali lipat. Inilah yang membuat banyak orang tergiur untuk investasi tanah.

Tanah yang kosong juga tidak terlalu ribet untuk dirawat dibandingkan dengan tanah yang ada bangunannya seperti rumah, ruko, kios, dan sebagainya. Dengan begini, Anda tidak perlu merogoh kocek dalam untuk perawatan tanah.

Sambil menunggu harga tanah naik, Anda bisa memanfaatkan tanah milik Anda untuk keperluan lain, misalnya saja untuk berkebun dan menjadi lahan parkir. Bisnis ini akan mendatangkan uang yang cukup lumayan mengisi kantong.

Kekurangan investasi tanah

Seperti yang sudah disebutkan di poin kelebihan investasi tanah, harga tanah selalu naik. Hal ini membuat Anda harus merogoh kocek lebih dalam saat ingin membeli properti ini untuk berinvestasi. Dengan kesimpulan, modal awal yang harus Anda keluarkan juga lebih besar.

Selain itu, karna harganya yang terlalu tinggi, cukup sulit dalam menjual tanah dibandingkan dengan menjual emas. Saat Anda sedang butuh uang cepat, Anda tidak bisa mengandalkan tanah untuk dijual karna butuh waktu lama untuk mendapatkan pembeli.

Dengan melihat banyaknya nilai plus dibandingkan dnegan nilai negatifnya, investasi ini saat ini paling sering diincar para investor. Tanah kosong bisa dipakai untuk membangun rumah, ruko, kios, atau juga bisa untuk berkebun kalau tanahnya subur. Maka dari itu Anda tidak perlu ragu dalam investasi tanah.